Minggu, 28 September 2014

Pengalaman Menarik Tentang Bahasa Indonesia



Sudah dari TK saya belajar bahasa Indonesia. Awalnya saya beranggapan bahwa mata pelajaran bahasa Indonesia sangatlah membosankan. Namun ada pengalaman menarik ketika saya duduk di bangku SMP, saya sangat tertarik dengan bahasa Indonesia karena gurunya sangat sabar dan penyayang. Beliau bernama Bu Mudji Astuti (Guru SMPN di Surabaya). Beliau mengajarkan bahasa dengan caranya sendiri yang menurut saya sangat menarik mulai belajar berpidato atau orasi, belajar drama, dan belajar musikalisasi puisi. Disini saya melihat begitu besar perjuangan beliau untuk membuat siswa tertarik terhadap bahasa Indonesia.
Berbeda ketika saya berada di bangku SMA, bahasa Indonesia menjadi pelajaran yang membosankan. Mungkin dikarenakan guru diwaktu saya SMA kurang menarik dan menjenuhkan sekali. Jujur saya sangat jarang belajar ketika ada ulangan bahasa Indonesia sewaktu SMA. Tetapi untuk mendapatkan nilai sempurna itu tidaklah mudah. Banyak guru yang mempunyai anggapan yang berbeda, bisa jadi 5 guru bahasa Indonesia mempunyai jawaban yang berbeda-beda. Hal itu dikarenakan bahasa Indonesia mempunyai makna ganda.
Harapan saya adalah saya bisa lebih  mencintai bahasa nasional saya sendiri yaitu bahasa Indonesia. Implementasi saya, saya ingin bisa lebih cakap dalam berbicara bahasa Indonesia di forum umum atau lingkungan masyarakat dan saya bisa meringkas apapun kejadian penting dalam hidup saya dengan cara menjadikan sebuah tulisan. Saya ingin menanamkan bahwasanya bahasa Indonesia adalah sebuah ilmu wajib yang tidak bisa saya remehkan karena hal menyakut kecakapan saya dalam berbicara. Pintar berbicara juga bisa mengajak orang lain tertarik dengan apa yang saya katakan. Seperti kata pepatah “Ilmu menjagamu, harta harus kamu yang menjaganya” (Ali bin Abi Tholib).